Ingin sparingan bola bola natural namun cukup bisa diandalkan, cobalah main main di NTT belakang Balai Desa Sanggrahan. Rata rata mereka yang kebetulan berlatih disini sudah ada modal bermain (play) yang standard seperti : chop, spin, blok, smash sesuai level masing masing. Dengan interval waktu perjalanan hingga berpindah lokasi sampai 4X looh  latihan di NTT masih eksis hingga sekarang, bahkan lebih 1 dekade (10 th). Pekan kemarin sempat adakan turmin semalam selesai, tepatnya selasa dan model kopyokkan F disandingkan E atau D Solo Raya. Akhirnya Edi Pletet - Malong berhasil menjadi juara-1. Karena memang skope nya kecil, langsung selesai saat itu. 

Beda dengan Ahad/ Minggu 19.07.2026 skala lebih seru karena reward nya memang berbeda, otomatis daya saing antar pasangan double nya lebih mendidih...hehehehe, boleh kan sedikit santai. Pasangan silakan bawa masing masing kualifikasi divisi 10-12 Solo Raya voor & voor. Tiap pool memang semuanya berpeluang, hanya masalahnya tetap diambil 1 team saja untuk babak lanjutan sistem gugur. Yang menarik, kadang memang ada yang udzur karena alasan atau kepentingan dadakan, akhirnya siapa siapa yang ada disitu jadi pilihan. Mau tak mau, harus mau agar geap poolnya dalam penyisihan. Termasuk  ronorene sendiri akhirnya mendampingi sdr Arwan NTT hingga terformat div-11. Jadilah pasangan yang mungkin underbow atau unpredictable untuk lolos pool pun tak mudah alias sulit.

arwan maulana (jaket kuning) new comer NTT turmin

Mungkin sudah garis liniernya agak mujur, pasangan dadakan ini bak tahu bulat lancar jaya melintasi kampung atau desa bisa melenggang hingga ke semi final. Dan babak inilah pergerakan menjadi stopped harus akui kehandalan pasangan rajin latihan alias sregep sparingan (Cak Sur-P Wardi). Sementara unggulan unggulan justeru diluar nurul bisa terdepak di pool atau bahkan di lanjutan. Untuk semi yang agak lancar saat P Sueb - Eddo dimenangkan oleh lawan legendaris P Dibyo - Pram. 

Nampaknya sodokan malam itu, punya P Dibyo memang ajib dan menyulitkan beberapa lawan lawannya termasuk yang ada pemain klas D nya di pool terakhir NTT Turmin Juli 2026. Di babak final, akhirnya kombinasi Sor Pring (Dibyo) dan Pram (NTT) namun memakai atribut Bolamas keluar sebagai juara di puncak tangga. Mengulang saat kedua personal ini menjuarai utama div 11-12 yang diadakan PCI Sukoharjo. Dari even PCI inilah Pram akhirnya naik klas menjadi E. 

Yang jadi catatan tambahan, ada gelaran baru di NTT yang latihan dinihari dengan gelar pasukan team Hantu Malam, dan sdr Arwan bagian dari team ini. Tidak sia sia ternyata anggota baru kategori tengah malam rajin berlatih. Team Hantu Malam memang cari waktu selonggar mungkin buat mantapkan pukulan atau sodokan (bintik) dipandu senior atau tidak, team ini masih OK punya.

Adapun selengkapnya juara sebagai berikut :

1.  Juara Pertama    :  Dibyo - Pram

2.  Juara kedua        :  Cak Sur - Wardi

3.  Tiga Bersama     :  Arwan (hantu mlm)-Ifoel, Sueb-Edo