Pingpong bisa cegah kram otak ?.....weleh weleh, opo tumon (bhs jawa). Whats going on (kata wong barat), Maa Hanadzaa (wong kulonan bilang). Pokoknya salah benar, santuy saja masbro dan pakdhe broo....ada juga mbah broo (ada kalangan seusia mbah Prapto Sragen dan kawan kawan). Tentu ini bukan bahasa medis dalam arti sebenarnya loo....?. Ada orang sedang ada semacam penyakit di otak atau pembuluhnya terus sembuh dengan main nepok, namplek atau pingpong. 

Jelas ini kesimpulan keliru lah yauw....Bagi yang biasa main double an, ini akan sangat bisa terbaca dengan mudah baik arena PTM lokal atau pertandingan (turnamen). Ronorene coba turunkan sebuah sample atau contoh berikut ini bagan pemain dengan blade serta karet (rubber seperti gambar) berikut.

misalkan saja terjadi permainan spt ini

Bagi pemain, Anda atau siapa saja jika hanya dan biasa latihan dengan lawan karet licin semua, sudah jadi alamat kiamat dalam permainan. Bagi yang biasa dan pengalaman dengan binpros, namun belum pernah rasakan pantulan bola medium ?. Ini bahaya sekali, sebab hasil bola medium rada rada sulit ditebak kosong dan isinya. Tambah lagi apalagi pemula belum pernah rasakan super anti, dikira seperti licin biasa ?....Ini juga alamat ibarat sedang alami putus cinta, hehehehe.... Bingung mau diapakan. Belum lagi lantunan bola chop  spon tipis, dikira tinggi mudah dismash atau di thor....hasilnya bisa nyungsep (jatuh di nett). Juga yang belum familier dengan binser atau malah bintik panjang, apa mudah langsung di smash bolanya ?.

wahhh ternyata pusing juga hadapi karet aneh aneh

Kira kira inilah yang akan dijumpai klas double dimana pun berada, apalagi sekarang kelas ganda atau double ini jadi varian menarik dari kelas monoton single. Terlebih penerapan divisi, asal masuk di kelas nya cukup jadi syarat. Ternyata senjatanya multi tools (campuran) dan terkadang ada yang mampu dengan jenis bintik, lalu mudah untuk gonta ganti. Arus pikiran dan trik akan bikin peras otak, dan dengan memeras inilah otak akan bekerja serta otomatis kram otak akan dicegah.

Alhamdulillah di tengah jalan bisa atasi dengan TO (time out), jika tidak...? Akan bikin frustasi bahkan tak jarang nyerah duluan, apalagi klas pemula (new bie) tapi nekat ikut turnamen termasuk turmin turmin antar teman teman  se PTM sekalipun. Bila sudah putus harapan akhirnya muncul alasan alasan.

Ini sebagai catatan dan pengalaman selama ini ronorene selalu pakai liciner sementara rival atau lawan lawan main sangat bervariasi.

Bagaimana menurut Anda ?